4 Gejala Saraf Kejepit yang Tidak Boleh Diabaikan Begitu Saja

4 Gejala Saraf Kejepit yang Tidak Boleh Diabaikan Begitu Saja – Memiliki berat badan berlebih (obesitas), cidera atau memiliki riwayat penyakit rematik, akan membuat Anda lebih mudah mengalami saraf kejepit.

Selain itu, orang-orang yang melibatkan gerakan anggota tubuh secara berulang seperti karyawan kantor, buruh bangunan, buruk pabrik hingga atlet lari juga memiliki resiko yang sangat besar untuk mengalami saraf kejepit.

4 Gejala Saraf Kejepit yang Tidak Boleh Diabaikan Begitu Saja

4 Gejala Saraf Kejepit yang Tidak Boleh Diabaikan Begitu Saja

Meski cukup umum, saraf kejepit bukanlah kondisi yang bisa disepelekan begitu saja loh. Karena jika kondisi ini terus-menerus dibiarkan tertekan oleh bagian sekitarnya, maka lama-lama saraf bisa mengalami kerusakan permanen.

Oleh karena itu, mengenali gejala saraf kejepit merupakan upaya yang sangat penting dilakukan agar Anda bisa segera berobat ke dokter untuk mendapatkan upaya perawatan yang tepat.

  1. Timbul rasa sakit seperti ditusuk benda tajam atau sensasi panas terbakar

Tahukah Anda ? Rasa sakit yang diakibatkan oleh keseleo dan terkilir itu beda loh. Karena keseleo atau terkilir hanya akan menyebabkan rasa sakit yang tumpul dan terpusat pada area sendi yang mengalami pembengkakan.

Namun saraf kejepit akan menimbulkan rasa sakit di lokasi ujung saraf yang meradang. Contohnya ialah jika saraf kejepit terjadi pada area punggung bawah, maka rasa sakit justru akan timbul pada ujung kaki.

Bukan sekedar perih, namun rasa sakit yang ditimbulkan bisa sangat tajam bahkan seperti ditusuk oleh benda tajam yang diikuti dengan sensasi terbakar.

  1. Mati rasa

Mati rasa atau kurang peka di area tubuh tertentu bisa menjadi salah satu gejala dari saraf kejepit. Kondisi seperti ini biasanya diakibatkan oleh adanya tekanan pada aliran darah di area saraf bermasalah.

Tekanan yang besar bahkan akan menghambat aliran darah, mengurangi kadar oksigen sel-sel saraf yang pada akhirnya membuat kemampuan sel saraf untuk merasakan sesuatu menjadi terganggu.

  1. Sering kesemutan pada tangan dan kaki

Kesemutan memang suatu kondisi yang bisa terjadi pada siapa saja dan dimana saja. Terlepas dari itu, kesemutan bisa menjadi gejala dari saraf kejepit akibat adanya tekanan besar yang menghambat aliran darah.

Kesemutan akibat saraf kejepit umumnya juga bisa terjadi dalam waktu yang cukup lama dan membaik dengan sendirinya setelah Anda menggerak-gerakkan area tubuh yang kesemutan tersebut.

  1. Otot di area tubuh tertentu menjadi sangat lemah

Kelemahan otot sendiri sebenarnya merupakan sebuah sinyal bahwa otot yang terhubung dengan saraf tidak bisa bekerja dengan baik.

Untungnya kondisi ini terjadi dalam waktu yang singkat dan akan kembali normal setelah tekanan pada saraf berkurang.

Selain itu, jika kondisi ini disertai dengan gejala lain seperti kesulitan bernafas atau gangguan koordinasi, maka besar kemungkinan tubuh Anda tengah diserang oleh penyakit lain seperti : multiple sclerosis, stroke dan penyakit jantung.

Posted by : ASTV Official

You might like

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *