Site Loader

4 Resiko Kesehatan yang Harus Dihadapi Wanita Setelah Menopause – Faktanya, berhenti haid bukanlah satu-satunya hal yang akan Anda alami setelah Anda melewati masa menopause.

Tingkat hormon yang lebih tinggi yang menjaga siklus haid teratur Anda, juga memiliki peran tambahan dalam tubuh.

4 Resiko Kesehatan yang Harus Dihadapi Wanita Setelah Menopause

4 Resiko Kesehatan yang Harus Dihadapi Wanita Setelah Menopause

Tanpa efek perlindungan dari hormon tersebut terutama estrogen, wanita akan sangat rentan terhadap berbagai jenis masalah kesehatan.

Selain itu, dilansir dari www.everydayhealth.com bahwa resiko kesehatan wanita pasca menopause tidak hanya meningkat karena usia tetapi juga karena hilangnya estrogen dari tubuh mereka.

Tahukah Anda ? Seorang wanita akan di diagnosa menopause setelah ia menjalani kehidupan setahun penuh tanpa siklus haid.

Menurut American Heart Association (AHA) selain hilangnya estrogen, tekanan darah, kolesterol jahat, dan trigliserida lemak darah cenderung naik setelah menopause.

Oleh karena itu, seorang wanita menopause sangat penting untuk waspada terhadap empat masalah kesehatan berikut ini :

  1. Penyakit Jantung

Banyak wanita sering berpikir kanker payudara adalah pembunuh terbesar bagi mereka. Tetapi bahaya terbesar setelah menopause sebenarnya adalah penyakit jantung.

  1. Osteoporosis

Faktanya, wanita menopause memiliki kemungkinan hingga 5x untuk terkena osteporosis dari pada pria.

Menurut American College of Obstetricians dan Gynaecologists sebelum menopasue, umumnya tulang wanita akan dilindungi oleh hormon estrogen.

Tetapi menopause sendiri dapat menghilangkan kemampuan tubuh untuk memproduksi hormon tersebut. Sehingga setelah 3 tahun menopause berselang makan tulan wanita akan mudah keropos.

  1. Inkontinensia Urin

Kesulitan mengendalikan kandung kemih dimulai pada pramenopause dan berlanjut selama bertahun-tahun setelahnya. Setelah menopause, sekitar 16-18% wanita mengeluhkan inkontinensia urin.

Gejala paling umum dari stres inkontinensia urin ialah ketika batuk, bersin atau aktivitas lainnya menyebabkan kebocoran urin.

Inkontinensia yang lebih buruk terjadi ketika kebocoran disertai dengan dorongan tak terkendali untuk segera ke kamar mandi.

  1. Obesitas

Dalam studi menopause seminalis yang dikenal sebagai SWAN, hampir 30% wanita mengalami peningkatan 5% atau lebih dari berat badan mereka semula, hanya dalam waktu enam tahun saja.

Sayangnya, lemak di perut seorang menopause bukan hanya masalah estetika. Namun Dr. Faubion mengatakan bahwa kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, hipertensi, penyakit jantung, dan kanker tertentu.

Itulah 4 Resiko Kesehatan yang Harus Dihadapi Wanita Setelah Menopause

Posted by : ASTV Official

Post Author: Idah Rosidah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *