Benarkah Lembur Bisa Menyebabkan Diabetes pada Wanita?

Benarkah Lembur Bisa Menyebabkan Diabetes pada Wanita? – Bekerja melebihi batas waktu normal atau yang dikenal dengan istilah “lembur” adalah hal yang sangat umum dan kerap dilakukan oleh siapapun di dunia kerja, dengan berbagai alasan klasik.

Seperti untuk mendapatkan uang lemburan, untuk menyelesaikan tugas yang menumpuk, untuk mengejar deadline atau untuk menyiapkan bahan presentasi pada meeting besok pagi.

Benarkah Lembur Bisa Menyebabkan Diabetes pada Wanita?

Sungguh alasan yang sangat klasik bukan ? Padahal apapun alasannya, tahukah Anda ? Ada begitu banyak bahaya yang bisa mengintai para penggemar lembur, termasuk salah satunya ialah diabetes.

Dilansir dari hellosehat.com, lembur disebut-sebut sebagai salah satu faktor meningkatnya resiko diabetes pada wanita.

Simpelnya saja, kita semua tahu bahwa lembur harus mengorbankan banyak hal termasuk, acara bertemu dengan teman, waktu istirahat yang berkurang hingga masalah kesehatan.

Bukan hanya sekedar omong kosong saja, namun sebuah hasil studi dari Journal BMJ Open Diabetes Research and Care tahun 2018 mengungkapkan bahwa :

Sebuah penelitian  yang melibatkan 7.000 pekerja menyatakan bahwa wanita yang bekerja lembur atau bekerja lebih dari 45 jam dalam seminggu, memiliki resiko terkena diabetes tipe 2 yang lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang bekerja hanya 35 atau kurang dari 45 jam perminggu.

Seorang pimpinan penelitian yang bernama Peter Smith juga mengatakan bahwa peningkatan resiko penyakit diabetes tipe 2 pada wanita yang sering lembur meningkat hingga 50%.

Lantas Benarkah Lembur Bisa Menyebabkan Diabetes pada Wanita?

Sebenarnya, sampai saat ini belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab meningkatnya resiko diabetes pada wanita yang sering lembur.

Namun dalam beberapa hasil riset para ahli meyakini bahwa kondisi tersebut ada kaitannya dengan pekerjaan rumah tangga yang umumnya memang dilakukan oleh wanita.

Kondisi ini akan menyebabkan wanita yang bekerja lembur diluar juga harus mengerjakan pekerjaan tambahan ketika mereka di rumah. Sehingga waktu kerja wanita jelas akan jauh lebih banyak dibandingkan dengan laki-laki.

Kewajiban seorang wanita dalam mengatur pekerjaan rumah seringkali membuat mereka lebih sedikit dalam melakukan aktivitas fisik dan tidak bisa menjaga asupan makanannya dengan benar.

Pada akhirnya, dua faktor tersebut bisa menyebabkan resiko diabetes meningkat pada seorang wanita yang hobi lembur.

Sementara menurut Peter Smith, ia mengungkapkan bahwa waktu kerja yang lebih panjang untuk seorang wanita bisa menyebabkan stres.

Sementara pada saat stres, seorang wanita sangat beresiko mengalami ketidakseimbangan hormon, dan beresiko mengembangkan resistensi insulin yang berujung pada diabetes.

Uniknya..

Meskipun lembur diketahui menyebabkan resiko pada wanita meningkat, namun nyatanya hal ini sangat tidak memiliki pengaruh apapun untuk laki-laki.

Bahkan yang lebih mengejutkan lagi, sebuah hasil penelitian lain menemukan fakta bahwa lembur yang dilakukan oleh seorang pria justru bisa menurunkan resiko diabetes.

Posted by : ASTV Official

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *