Mengupas 12 Tanda Awal Kehamilan yang Kerap Terabaikan

Mengupas 12 Tanda Kehamilan yang Kerap Terabaikan – Setiap orang atau setiap pasangan yang menginginkan kehamilan, tentu akan penasaran untuk mengetahui kehadirannya.

Dua minggu antara ovulasi dan hari pertama menstruasi adalah waktu terbaik untuk menunggu atau memastikan Anda hamil atau tidak.

Pasalnya, wanita bisa segera mendapatkan gejala kehamilan sesegera mungkin setelah sel telur ditanamkan pada dinding rahim yaitu antara 8 hingga 14 hari setelah ovulasi atau pembuahan.

Mengupas 12 Tanda Awal Kehamilan yang Kerap Terabaikan

Mengupas 11 Tanda Awal Kehamilan Secara Alami

Kehamilan dini dan gejala pramenstruasi seringkali sama dan tidak jelas, sehingga membuat wanita menebak-nebak apakan ini adalah gejala kehamilan atau justru gejala pramenstruasi.

Namun mengetahui kehamilan lebih awal tentu akan sangat diperlukan, guna membuat gaya pilihan hidup yang sehat untuk menunjang proses kehamilan dan tumbuh kembang janin yang sehat.

Oleh karena itu, kali ini kami ingin memberikan informasi yang akan membantu Anda untuk mengetahui kehamilan Anda secara lebih dini.

Adapun tanda awal kehamilan yang kerap terabaikan ialah termasuk :

  1. Periode Haid yang Terlewat

Periode yang terlewat seringkali menjadi pertanda awal kehamilan yang cukup jelas dibandingkan dengan gejala yang lainnya.

Pendarahan implantasi atau bercak ringan sekitar tanggal menstruasi yang biasa terjadi, penting untuk di identifikasi guna mengetahui sumber pendarahan karena ia muncul tepat pada periode haid.

  1. Mual

Mual atau muntah di pagi hari adalah gejala yang sangat umum untuk beberapa atau banyak wanita yang sedang hamil. Meskipun demikian, tidak semua wanita mengalami gejala mual saat hamil.

Gejala yang paling umum pada kehamilan ini biasanya terjadi lebih dini yaitu pada minggu ke 5 kehamilan. Dan sebagian besr wanita mengalami mual yang cenderung lebih parah pada usia kehamilan yang menginjak 8 minggu.

  1. Perubahan Payudara

Perubahan payudara, terutama pada minggu-minggu awal kehamilan bisa berfungsi sebagai indikator awal kehamilan.

Jaringan payudara akan meningkat dalam rangka untuk mempersiapkan produksi susu. Bahkan pembuluh vena pada payudara akan jauh lebih terlihat dan puting akan terlihat jauh lebih gelap dari biasanya.

Payudara pada masa kehamilan juga bisa menggelitik atau gatal, perih hingga sangat peka terhadap berbagai sentuhan.

  1. Sering Buang Air Kecil

Sering buang air kecil juga merupakan salah satu gejala awal kehamilan. Kondisi ini diakibatkan oleh adanya pertumbuhan rahim yang disertai dengan pertumbuhan hormon yang meningkatkan sirkulasi darah ke panggul.

Meskipun kerap terjadi pada awal kehamilan, gejala yang satu ini juga kerap mengalami kekambuhan pada trimester kedua. Meskipun adanya tekanan janin pada kandung kemih, membuat buang air kecil semakin sering dan mendesak.

Namun jika Anda mengalami beberapa tanda lain seperti rasa sakit pada saat buang air kecil dan atau memiliki perasaan terkena infeksi saluran kemih. Maka sebaiknya Anda segera memeriksakan diri Anda pada dokter.

  1. Kelelahan

Kelelahan, pusing dan mual adalah tanda awal kehamilan yang sangat umum. Selama awal kehamilan, merasa sangat lelah dan meningkatkan jumlah waktu istirahat mungkin merupakan hal yang sangat normal.

Kelelahan pada trimester pertama ini umumnya di ikuti dengan peningkatan energi pada trimester kedua.

  1. Kram

Kram atau kram uterus dan tidak disertai dengan pendarahan pada uterus adalah normal pada trimester pertama sebagai hasil dari ekspansi rahim.

Namun, jika kehamilan telah diketahui. Sementara Anda mengalami kram yang sangat hebat dan disertai dengan pendarahan, maka sebaiknya Anda segera mencari bantuan medis.

  1. Perut Kembung, Sembelit dan Mulas

Ketiga kondisi tersebut adalah gejala yang dimulai pada tahap awal kehamilan yang juga kerap berlanjut pada sepanjang kehamilan.

  1. Hidung Tersumbat

Hidung tersumbat adalah gejala awal kehamilan yang pada umumnya kerap terabaikan. Dengan meningkatnya pasokan darah, sedikit pembengkakan pada saluran hidup dapat menyebabkan kemacetan.

  1. Mengidam

Tidak selalu menyukai sesuatu, mengidam terkadang juga membuat seorang wanita hamil membenci suatu makanan pada awal hingga sepanjang kehamilan.

Sampai saat ini, belum ada bukti yang menunjukkan bahwa mengidam berhubungan dengan kurangnya nutrisi tertentu pada tubuh. Namun kondisi tersebut merupakan bagian naluriah yang memicu respons tertentu.

  1. Perubahan Suasana Hati

Perubahan suasana hati yang tiba-tiba, kemungkinan besar memiliki keterkaitan dengan perubahan hormon, kelelahan dan stres pada awal kehamilan.

Tentu saja, kondisi tersebut merupakan hal yang sangat normal untuk memicu emosional dan fluktuasi suasana hati secara tiba-tiba.

  1. Pusing

Pusing dalam kehamilan dapat diakibatkan oleh karena perubahan volume tekanan darah, perubahan keseimbangan dan faktor lain seperti anemia dan defisiensi besi.

Pusing juga dapat terjadi ketika Anda mengubah posisi dengan terlalu cepat, seperti ketika Anda langsung berdiri setelah duduk atau setelah berbaring.

Beberapa kondisi pusing memang sangat normal, namun jika kondisi ini semakin berlanjut. Maka sebaiknya Anda segera mengkonsultasikan kondisi Anda pada ahli medis.

  1. Sakit Kepala

Sakit kepala juga sering di kait-kaitkan dengan salah satu gejala pada awal kehamilan akibat dari adanya perubahan hormon.

Itulah informasi seputar gejala awal kehamilan. Semoga informasi ini dapat membantu Anda untuk mengetahui kehamilan sejak lebih dini, guna mempersiapkannya.

Terimakasih telah mengikuti kami hingga akhir informasi dan sampai jumpa kembali di artikel yang selanjutnya.. 😉

Posted by : ASTV Official

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *